Sebelumnya saya mereview sebuah band Porn Grind, yang secara sederhana bisa disebut band grindcore dengan lirik porno. Nah apa jadinya jika genre yang diusung sebuah band adalah Ngapak Metal? Band metal dengan lirik Ngapak (sebuah dialek bahasa di Jawa Tengah). Yap, memang seperti itu adanya. Ngapak Metal Rules!!

Band dari Sumpiuh, Banyumas ini bisa dibilang cukup berkarakter dari segi lirik. Saya belum pernah menemukan band yang secara terang-terangan menggunakan dialek ini. Bisa dilihat dari beberapa judul lagu mereka seperti “Koe Sengit Karo Aku Yach”, Ayua Kaya Ngapa, Aku Metal Tapi Udu Cah Nakal, dll. Semua menggunakan bahasa daerah yang straight to the point dan vulgar. Tapi disitu sisi uniknya.

Dari racikan musiknya, mereka mengaduk adonan death metal, thrash metal dan juga sentuhan symphonic/power metal, dibumbui lirik khas dan diaduk dalam sebuah wadah metal padat, anti karat. Racikan musik memang tidak orisinil, tapi setidaknya mereka tidak asal dalam membuat aransemennya.

Metal saat ini tidak harus gelap, lirik depresif, tema kematian dan segala aturan tak tertulis lainnya. Mungkin Nebucard Nezar memberi warna lain sebagai death metal parody? seperti Jamrud dengan rock lirik guyon-nya? Entahlah, saya juga kurang tahu. Mungkin ada yang pro dan menganggap ini sebuah penyegaran atau ide baru. Atau bisa jadi ada yang kontra dengan apa yang mereka buat. Bebas! Pilihan ada di tangan kalian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here