ANGEL OF DEATH – Walking Out from 05:14
Metalmilitia 99 Prod, Disembowel Records | CD

Mungkin maksud dari judul album ini adalah perjalanan panjang dari proses penempaan segala macam ide dan materi dalam kurun waktu 2005-2014. Masih bersifat dugaan sementara, dan dugaan ini diperkuat dengan kenyataan bahwa band dari Sukabumi ini berdiri dari 1999 dan baru merilis album 16 tahun setelahnya. Kurang produktif.

Durasi yang cukup lama untuk pembuatan sebuah album, 2005-2014, memunculkan dua pertanyaan kontradiktif. Apakah akan menjadi sebuah album dahsyat dengan segala kejutannya? Ataukah album mentok dan “yang penting rilis” setelah menemui jalan buntu dan sekian lama proses yang dihabiskan dalam pembuatannya?

Progressive Blasting Metal, tagline yang mereka usung di akun facebook mereka. Tidak terlalu progresif menurut saya. Tapi tidak juga monoton. Hasil rekaman yang apik begitu terasa disemua lini, riff dan lead gitar, bass, drum dan vokal terpapar dengan jelas dan detail. Penyajian sound yang nyaman untuk dinikmati dan cukup mendetail.

Aransemen strings orchestra pada intro dan selipan dibeberapa lagu cukup membuat atmosfer lagu berasa lebih megah dan kaya. Mengingatkan kita akan band symphonic metal. Aroma melodic death metal ala Eropa juga cukup mendominasi aransemen Angel Of Death, khususnya dibagian gitar. Saya rasa isian gitar cukup menjadi ruh dari album ini. Variatif, agresif, dihujani lead gitar yang tepat guna, tidak berlebihan dan rhythm yang padat padu dengan sound bass dan drum.

Ada satu hal yang Saya kurang suka di album ini yaitu sound drum yang menurut saya terlalu digital. Variasi ketukan yang disuguhkan dalam album ini cukup bervariasi. Tetapi suara yang dihasilkan menurut saya terlalu banyak polesan studio, tidak natural atau organik. Tentunya bagi saya yang suka hasil rekaman yang tidak terlalu digital, hal ini cukup mengganggu. Tetapi bisa jadi beda telinga beda selera. Bisa jadi pemilihan sound tersebut untuk lebih mendukung konsep album yang cenderung didominasi metal yang teknikal.

Ada satu cover song dari Slayer, Angel of Death. Judul lagu yang sama dengan nama mereka. Tapi buang jauh-jauh harapan kalian bahwa mereka akan thrashin gila-gilaan non stop di cover song ini, karena mereka membuat lagu ini lebih teknikal dari aransemen lagu aslinya. Lagu Slayer ini di rombak dibeberapa bagian dengan cita rasa Angel Of Death sendiri. Untuk kalian yang suka melodic death metal ala Eropa yang dipadu dengan sedikit riff gitar thrash metal dan ornamen cantik strings orchestra ala symphonic metal, album ini cukup menyegarkan. Jeda waktu yang terlalu lama untuk menghasilkan album bisa terbayar meskipun belum lunas, karena saya berharap live act mereka setidaknya bisa hampir menyerupai hasil recording mereka.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here