GERILYA MAGAZINE | PURITANIA terbentuk pada akhir tahun 2014 tepatnya pada bulan November di Kota Garut, dengan komposisi awal Ridwan ex SUCK BLOODY (drum), Dye ex BLOODY CRY (bass), Ogy ex INFERMAL STORMS (guitar) dan Indra MULASARA (vocal) yang mengusung konsep symphonic black metal.

Formasi ini hanya bertahan sampai di panggung pertama PURITANIA yaitu di Bandung Black Metal#2 dikarenakan Indra hengkang. Kekosongan pada posisi vocal akhirnya diisi oleh Ogy dan menghasilkan single pertama sekaligus promo mereka yg berjudul “Lentera Akhir Dunia” dan masuk ke dalam album kompilasi Repair Records – Bogor, Black Distorsion dll.

Dasar dari terbentuknya PURITANIA yaitu ingin mengangkat kembali musik black metal tanah air yang sempat meredup, sehingga membuat para personil PURITANIA berusaha menyatukan persepsi, visi dan misi untuk arah kedepannya yg lebih baik serta belajar dewasa dan mengevaluasi proses bermusik yang sudah dilalui dari jaman sekolah dahulu.

Seiring berjalannya waktu PURITANIA melakukan sedikit perombakan formasi dengan bergabunya Roni (GOREGRAVE) dan Boyke (BARBARIAN) menjadi pelengkap dalam komposisi personil sekaligus mengukuhkan Ogy sebagai vocalist.

Pada dasarnya PURITANIA terinfluence dari band luar seperti CRADLE OF FILTH, DIMMU BORGIR, BEHEMOTH dan lain-lain. Tahun 2017 ini, PURITANIA menambahkan FLESHGOD APOCALYPSE di daftar influencenya sehingga berevolusi dengan mengusung konsep symphonic black death.

PURITANIA line up saat ini: Ogy (vocal), Dyee (Bass), Ridwan (drums), Ony (guitar) dan Boy (keyboard)

Untuk saat ini PURITANIA sedang menggarap beberapa materi yang harapannya ingin di kemas menjadi sebuah album. Ayo semangat akang-akang…. ditunggu albumnya…

C/p. 081288651370 (ogy)

https://www.facebook.com/puritania.black.metal/

https://puritaniaid.blogspot.co.id/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here