Nadi

GerilyaMagazine.com – Secara harfiah nadi berarti pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh untuk sistem sirkulasi darah.

Pada filosofinya, nadi merupakan salah satu bagian anatomi tubuh manusia yang sangat vital dan berperan penting untuk kelangsungan hidup manusia, seperti halnya kami, Nadi. Kami berharap Nadi mampu menjadi sebuah band yang berperan penting atau vital bagi seluruh metalhead di Indonesia dan dunia.

Nadi ada jauh sebelum Nadi itu sendiri terbentuk, artinya waktu itu masih berupa konsep, namun pada saat itu kami belum menemukan personel yang tepat.
Pertengahan 2008, kami pernah mencoba latihan beberapa kali bersama Need (Billy Phobia – Drum) , dan Dio (Drumer nadi yang sekarang, dulu gitaris). Pada saat itu konsep pertama Nadi adalah brutal/slam dengan membawakan lagu dari Pathology, namun sayang tidak ada kecocokan di antara kami, maka cerita sampai disitu, band tidak berlanjut.

Lalu, seiring dengan berkembangnya komunitas Malang Death Metal Force (MDMF), akhirnya bertemu dengan banyak sekali teman-teman, salah satunya Jevry, dia adalah seorang gitaris dari band Satisfaction pada kala itu. Ternyata Jevry memiliki beberapa materi mentah yang tidak disentuh oleh Satisfaction, akhirnya Jevry sepakat untuk membuat sebuah project band. Materi mentah yang tidak terpakai tersebut, coba untuk diol, dan jadilah demo pertama Nadi yang berjudul Bunuh dan Ideologi Setan.

Merasa memiliki kecocokan, maka kami sepakat untuk membentuk sebuah band walaupun hanya dua personel yang bernama Nadi.

Seiring berjalannya waktu, konsep musik Nadi pun berubah, dari brutal/slam menjadi death metal yang lebih matang lagi dengan sedikit banyaknya unsur oldschool dan lirik yang gelap. Pada 2010, akhirnya Nadi memantapkan personel menjadi empat orang yakni Konyel, Jevry, Dio, dan Jeck.

MySpace
ReverbNation
PureVolume

SHARE
Next articleAroma Dendam Animuse