GERILYA MAGAZINE | CROC NOIR, band Black Metal dari Alsace-Perancis yang dibentuk oleh Geist dan Morgue pada bulan Juli 2016. Gagasan untuk membuat CROC NOIR muncul setelah “The Ragnard Rock Festival 2016”, di mana anggota band bertemu.

Dalam beberapa bulan, mereka menulis dan memproduksi EP pertama mereka yang bernama “Froid”, dirilis pada bulan November 2016 dengan kolaborasi Corde Raide Productions, label black metal asal Quebec.

Pada EP ini, Morgue mengkomposisi musik, memainkan dan merekam gitar, bass serta drum dan mixing serta mastering semua track. Morgue adalah mantan personil band Death Metal asal Prancis bernama SACRED HATE. Sang vokalis, Geist, menulis sebagian besar lirik, menyanyikannya dalam bahasa perancis dan juga memainkan alat musik.

Lirik lagu mereka menceritakan tentang hutan belantara dan sifat manusia. Yang tersesat dalam liku-liku kondisi manusianya, menuju kematian melalui depresi berat dan kesunyian yang mendalam.

CROC NOIR secara musikal banyak terinfluence oleh DARKTHRONE, DRUDKH, MONARQUE, NARGAROTH, DEATHSPELL OMEGA, EMPEROR. Mereka terinspirasi oleh lagu atau komposisinya. Pada bulan Juni 2017, CROC NOIR merilis EP kedua berjudul “Nuit”, dan sebuah kompilasi digipak dari “Froid” dan “Nuit” dengan kolaborasi Wolfspell Records. Saat ini, mereka mengerjakan EP ketiga dan satu album split dengan band asal Quebec.

CROC NOIR lineup saat ini:
Geist (lyrics, vocals, traditional instruments)
Morgue (guitars, bass, drums, piano)

Follows Croc Noir on :
Bandcamp : https://crocnoir.bandcamp.com
Jamendo : https://www.jamendo.com/album/163309/froid
Twitter : https://twitter.com/Croc_Noir
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UC8ri6nQtinWuRpbDIA3l81Q

*catatan: biography asli berbahasa inggris, naskah diatas ditanslate dan diedit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here