GERILYA MAGAZINBE | BALAKATARA sesungguhnya adalah project solo vocalist Kodok Canephora yang ingin mempersembahkan sebuah single kepada sang istri yang berjudul “Sinonim Kotor”. Lagu yang dominan dengan clean voice dan sedikit sentuhan scream ini memberi pesan sekotor apapun, sebusuk apapun dan sehancur apapun kehidupan sepasang manusia (sinonim kotor) namun tetap suci dalam sebuah ikatan sakral yaitu pernikahan. Dengan bantuan DEAR studios akhirnya single ini dapat dibuat dan dituangkan pada sebuah vido klip yang dibantu oleh Hary Lemonk dan Ikin Bassist.

Namun kembali bergolaknya musik Bawah tanah ditanah air, membuat Kodock bergemuruh untuk kembali masuk ke jalur Bawah tanah. Kodock yang pada tahun 2004 pernah bergelut dalam jalur black metal yang tergabung dalam band BUSUK hingga 2008 dan akhirnya memutuskan berhenti karena alasan hal realistis “life must go on”.

Saat ini Kodock merekrut Ikin “Badclown” sebagai Bassist dan operator recording di BALAKATARA, lalu melalui program GUA BERDURI Kodock bertemu dengan Reza AL Jibril yang kala itu gitaris dari band Ghotic metal asal Cileungsi SAKRAL. Sedangkan drumer disebut anonim sebab bisa siapa saja yang mengisi dan saat ini menggunakan additional, namun saat ini EPPOT (Bloody Of Paramedic) menjadi additonal drumer.

BALAKATARA terdiri dari dua suku kata yaitu Bala dan Katara yang diambil dari kata sansekerta. Bala yaitu Musibah atau bencana, sedangkan katara diartikan terlihat, jadi BALAKATARA bisa diartikan bencana datang atau bahaya telah terlihat. Tulisan BALAKATARA sendiri menggunakan tehknik Ambigram yaitu dimana tulisan BALAKATARA diputar 180 derajat tetap akan terbaca BALAKATARA, tulisan ini dikreasikan oleh visual art Deny Joe sekaligus sutradara penggarapan klip BALAKATARA.

Saat ini tidak mempersiapkan diri untuk panggung manapun, meskipun sudah banyak kawan-kawan bawah tanah mengundang untuk bermain diacara mereka. Namun kami sadar amunisi sedang dipersiapkan dan setiap acara wajib memberikan penampilan dan kualitas yang baik untuk para penonton.

BALAKATARA akan mengeluarkan single di akhir tahun 2017. BALAKATARA mengusung Black Metal tidak mencondongkan diri bermain pada part-part keras atau extreme dan war black metal, namun mencari harmonisasi nada yang minimal dapat dinikmati secara pribadi personil BALAKATARA.

“Tak perlu menjadi Sapi tercambuk untuk maju dan tak perlu menjadi anjing penjilat untuk balas budi, jika merasa manusia, jangan pakai gaya binatang……” Bait diatas adalah salah satu lirik dalam Single perdana yang akan dikeluarkan oleh BALAKATARA yaitu berjudul “Derogatory” pada lagu ingin menjelaskan bahwa kami tak akan membuat lagu tentang neraka, iblis dalam bayangan mitologi atau tentang keabadian, namun lewat Derogatory BALAKATARA ingin memberi pesan bahwa iblis atau setan dalam diri ada pada diri manusia itu sendiri, rasa malas, hasrat ingin menghina, iri dan dengki, mengejek dan menghujat adalah bukti nyata iblis yang akan kita hadapi, baik dalam diri sendiri atau melalui orang lain.

BALAKATARA berkomitmen bahwa panggung bukanlah satu-satunya tujuan, musik yang asik juga tak harus selalu dilihat dari tingkat kerumitan, bahwa karya harus selalu dimuntahkan sebagai lambang bahwa jatidiri dan ideologi kami itu “Hidup” itu cukup menjelaskan bahwa kami “ikut berperang kreasi” dan saling mendukung aksi kawan-kawan metalhead.

BALAKATARA meyakini bahwa Black Metal adalah salah satu aliran musik yang membutuhkan konsep yang matang, memiliki perhitungan serta kental akan sisi artistik seperti corpse paint, Kostum atau bahkan keseragaman alat musik.

BALAKATARA meyakini bahwa Black Metal adalah salah satu aliran musik yang membutuhkan konsep yang matang, memiliki perhitungan serta kental akan sisi artistik seperti corpse paint, Kostum atau bahkan keseragaman alat musik. Namun kami berusaha tampil seartistik mungkin dan menghindari diri dari gaya “ngartis” dan hal ini dikembalikan kepada personil masing-masing. Kami sangat menghormati rekan-rekan Black metal yang masih konsisten hingga saat ini bahkan totalitas dalam performance dari kostum sederhana, ala norwegian, ala satanic hinga ala mitologi negri seendiri. Respect.

BALAKATARA memulai debut, saran dan kritik adalah sebuah kebutuhan seperti oksigen yang akan kami keluarkan lewat energi yang kami sebut pembenahan. Cara berteman, saling support dalam bentuk share, bertegur sapa dan kopi bersama adalah hal utama, karena kami percaya ketika pertemanan dijunjung tinggi, lagu hanya dengan chort e minor sudah cukup untuk mendapat support. Salam hormat kami, ijinkan kami ikut berperang dalam wilayah kreasi ini yaitu BAWAH TANAH!!

BALAKATARA Line up : Kodock Canephora (Guitar voc), Reza Al Zibril (guitar), Ikin Badclown (bassist), Epott mr. Anonim (additional drum)

 

Bekasi Basecamp : PNF Music studio, Cileungsi, kab. Bogor

Email : [email protected]

Info : 081285150749 /

Facebook : Balakatara Blackness

Instagram : Balakatara Blackmetal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here